Powered by Blogger.

THE BEAUTIFUL FROG

    • Home
    • Travel
    • Stories
    Hola!


    Pada postingan kali ini gue bakal ngomongin hal yang mungkin sedikit  berbeda dari biasanya. Gue bakal ngebahas anjing gue yang baru-baru ini sakit sampai harus ditindak operasi. Ya, sekaligus ngasih masukan tentang klinik hewan khususnya anjing dan kucing.

    Untuk klinik sendiri, kemarin gue bawa anjing gue ( Kepo, namanya Kepo ya bukan ngatain elo kepo! ) ke klinik Gustavet di daerah kebayoran lama arah-arah mau ke palmerah. 


    Jl. Raya Kby. Lama No.7, RT.3/RW.1, Sukabumi Utara, Kb. Jeruk, DKI Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11540, Indonesia
    Telepon: +62 21 5306790

    Lalu kepo sakit apa sebenernya?
    Kepo kena penyakit yang namanya...Pyometra.
    Penyakit umum yang diderita anjing betina kalau nggak disteril tapi nggak dikawinin dan udah berumur diatas 6 tahun.
    So..bagi yang punya anjing betina mending disteril sejak dini kalau memang nggak mau dikawinin.

    Ciri-ciri kena pyometra yang gue lihat dari si-Kepo ini adalah dari alat kelaminnya keluar semacam lendir bening ( yang ternyata adalah nanah ) terus menerus. Terus dia jadi tidurnya cepet dan agak lemes. Berhubung nyokap -- seperti biasa -- memiliki intuisi yang lumayan kuat, dibawalah Kepo ke Gustavet. Dokter Gustav langsung menyatakan bahwa Kepo kena Pyometra dan harus di operasi besoknya. 

    Agak kaget sih, dan setelah gue googling ternyata Pyometra itu disebabkan karna infeksi pada uterus. Nah, jelasnya baca disini aja : http://pdhbvet.com/studi-kasus-pyometra-pada-anjing/ ( hati-hati ya banyak gambar yang agak disturbing )



    Kepo hari pertama menginap di klinik.


    Waktu hari pertama, dia masih manja banget dan gong-gong terus waktu gue mau pulang. Jadi ga tega banget lihatnya. Apalagi anjing gue ini ga biasa tinggal di dalem kandang. 

    Besoknya gue dateng lagi untuk nemenin Kepo melalui proses operasi. Tadinya gue berniat mau ninggalin sewaktu operasinya dimulai karena kebetulan ada janji sama teman. Tapi pas ngeliat kepo dibius langsung nggak tega dan akhirnya gue nemenin sampai operasi selesai.


    Persiapan operasi

    Waktu lagi operasi

    Gue bisa melihat keseluruhan proses operasi ini dari luar karena ruangannya memiliki kaca yang besar. Tapi bagi yang nggak bisa lihat darah dan semacanya sih mending nggak usah coba-coba.

    Kata dokter, Kepo ini salah satu anjing yang enak dioperasi (loh?). Kepo anteng-anteng aja dan nggak berontak saat dibius. Uterusnya juga udah langsung keliatan jadi nggak harus di 'kobok-kobok' lagi. 


    Uterus Kepo yang udah bengkak karena penuh nanah. 
    Normalnya uterus anjing cuma setebal tinta bulpen.

    Selesai dioperasi, kepo langsung dikasih infus supaya cepet siuman ( Pada poin ini, gue ngerasa kayak lagi di sinetron dan nunggu kerabat yang abis ketabrak lari dan berujung amnesia ). 

    Lagi diinfus

    masih celeng

     Paska operasi, Kepo masih kaku dan nggak bisa gerak. Gue nemenin disampingnya sambil belai-belai dan manggil nama dia. Keliatan banget dia mau goyangin ekor tapi susah karena masih dalam pengaruh obat bius. 

    Waktu nyokap dateng, Kepo langsung bisa goyangin ekor dan ngedongak. Emang ya, happiness is the true medicine :)
    Kepo, Mum, and Ceko.

    Nah, setelah operasi Kepo harus dirawat selama kurang lebih 1 minggu sampai luka jahitanya benar-benar dinyatakan kering.




    Selama dirawat, gue selalu mampir kesana setiap pulang atau sebelum kuliah. Kebetulan Gustavet ini searah sama kampus.  


    Kepo juga tiga kali dipindah dari satu kandang kelainnya karena banyak anjing lain juga yang berdatangan. Jadi harus disesuakan sama ukuran anjingnya. 

    Tiap hari ada dokter yang memeriksa keadaan pasien-pasien disana. Kandang juga dibersihin setiap hari. Soal makan juga diperhatiin banget sesuai berat si anjing. Kalau mau kasih makanan dari rumah juga boleh. 

    Kepo lagi di 'daily check-up'

    Tempat pasien-pasien Gustavet

    Hari Jumat, 23 Desember 2016, Kepo pun pulang dan kembali ke rumah. Hore!
    Tapi, waktu pulang awal-awal masih lemes dan tidur terus.
    Sekarang sih puji Tuhan udah normal lagi :)

    Overall, cukup puas dengan hasil dari Gustavet ini. Harganya cukup rendah dibanding klinik hewan langganan gue yang lama, Groovy. Gustavet ini menurut gue selain lebih murah, juga lebih cepat tindakanya. 


    Ok, semoga membantu ya dan kalau anjing atau hewan peliharan lo lagi sakit, 
    semoga cepat sembuh!




    Ciao!





















    Continue Reading
    So here I am. Sitting on my chair while enjoying my last night in Zlin.
    On my last post I wrote that the hardest thing is when I dreamed to go home. But, this time I have to change it. The hardest thing is when you have another home away from your home and you have to go back to your home and you are confuse now. When you are already get used to everything here but now you have to leave...this is how it's simplified.

    I'm trying to cheer myself up by saying that I'm going to live my 'real' life again. Being an exchange student is hard. You've got to have a 'temporary' life in another strange place at first. Meeting a lot of new people, being comfortable with them and then you have to leave. That's hard, right!!?

    Last night I was having a pillow talk with my room-mate, Puput. She is also Indonesian who already stayed in Zlin for 2 years. It must be hard for her once someone ask her to go home, yes it is, she told me last night. Hahaha... sorry Puput.


    Having a new comfort zone is very difficult. Even more difficult when you have to step out of your comfort zone. (again)

    Since the first time I decided to go for exchange in Zlin, I asked myself, "Is this the worst or the best decision?".

    Well, I have to tell you that It's worst because it gives me such a terrible weird feeling afterwards ( Like what I feel by the time I'm writing this ) . Terrible feeling to leave all of my friends, teachers, habits, favourite places, etc. You have to move out from the place which you called it 'home'.

    Nevertheless I have to tell you too that this is also the best decision I've ever made in my life. Decision to push myself out of my comfort zone. To step out of my circle or maybe expanding my circle.

    I met a lot of different people from around the world. I get to know their cultures better. It even breaks all of the stereotypes that I have in my mind all this time. I'm so thankful now. I'm so thankful to know all of you! ( for my friends from this semester who is reading this now ) You guys added spices to my life :)

    Yeah... My life in Zlin is going to be ended by this night... I guess (?) Tomorrow I will leave for travelling to other parts of Europe and go home.

    I will certainly miss Zlin. It's not only about the energy from this place which going to make me miss it. It's also the people who make this place become even more vivid, like all the bricks in Zlin! Hahaha

    Last but not least,
    I can't wait to go home and see my family. This experience makes me realize how I love them.




    AHOJ!
    NASCHLEDANOU!





















    Continue Reading
    Saat ini saya sedang dikejar deadline. Apakah deadline itu? Garis mati.

    Ya,
    Tapi hal paling sulit itu bukanlah garis mati itu.

    Bagi saya, hal yang paling sulit untuk saya adalah ketika saya mimpi pulang ke rumah.

    Mimpi pulang ke rumah adalah hal yang paling membahagiakan saat saya tidur.
    Namun saat saya bangun, saya tersadar.
    Tersadar bahwa diluar pintu kamar saya bukanlah ruang tamu.

    Tidak ada Ibu yang sedang menyiram tanaman di pagi hari.
    Tidak ada anjing saya yang menggonggongi burung ataupun suara riuh mobil-mobil metropolitan.
    Saya masih ada disini. Bersama diri saya sendiri.

    Kadang saya ingin cepat pulang.
    Tapi pasti saya juga akan merindukan tempat ini.
    Sungguh hal yang sulit.
    Huft.


    Continue Reading
    Mulai Sibuk

    Berbeda dengan minggu-minggu sebelumnya, sekarang gue makin sibuk. Tugas kuliah mulai dikejar deadline dan harus diseimbangkan dengan bepergian ke kota-kota dan negara lain.

    Sebetulnya sistem kuliah gue disini lebih santai. Mau bolos? Boleh! Asalkan tugas beres dan ada progres yang dikasih lihat ke dosen. Misalnya via email. Tapi percayalah, gue jarang bolos kok. Wong kuliah cuma dua minggu sekali.

    Habis photoshoot untuk tugas Advertising Photography 

    Lihat video BTS nya disini : 


    Nah di minggu-minggu pertama gue disini, semuanya masih nyantai banget. Gue bahkan terkadang bingung mau ngapain sampai-sampai gue cuma jalan mondar-mandir dari kamar ke dapur. Alasan lain kenapa gue agak mati kutu di asrama karena cuaca yang dingin membuat gue males untuk keluar.

    Tapi sekarang gue merasa waktu gue di Ceko ini tinggal sedikit lagi. Kemarin gue baru aja merencanakan “trip besar” ke negara-negara lain di Eropa.  Hal itu mengartikan bahwa selama bulan Mei gue akan menghabiskan lebih dari setengah bulan di luar Ceko.

    Bukan hanya itu, bulan April nanti gue udah ada 3 trip kecil. Perjalanan-perjalanan tersebut tentunya memakan biaya walau sudah sangat ditekan. Terutama untuk negara yang menggunakan Euro dan padat wisatawan. Kita tentunya harus pintar-pintar mengatur budget.

    Jadilah, penghematan dimulai!

    Mulai banyak yang jual bunga di pasar

    Ok, selain mulai sibuk, kota Zlin yang tadinya bak kota mati ini sudah mulai ramai. Alasanya karena cuaca sudah sedikit membaik.... sedikit.... dan masih suka berubah-ubah ( Harusnya sudah musim semi tapi masih kelewat dingin ). Alasan lain adalah karena akan ada perayaan paskah maka diadakan Bazaar. Bazaar ini kalau di Indonesia-kan maka akan menjadi pasar malam. Tapi perbedaannya bazaar ini sudah tutup pk.18:00.

    Hiasan Paskah

     Kerajinan tangan

    Walau begitu gue cukup senang karena bisa mencicipi sedikit kearifan lokal. Tapi ingat, hemat!

    Ok, sekian pembaharuan dari gue. Semoga menginspirasi!


    Oh ya, weekend ini gue akan pergi ke Olomouc dan Ostrava, dua kota yang masih berada di Republik Ceko.

    Nantikan cerita lainya minggu depan !



    Cao!
    Continue Reading


    Hola!



    I will write today's post in English... hopefully everyone can understand :)

              So.. during my first week in Zlin I found everything is nice... everyone is trying to welcome the erasmus students which is very warm and sweet :)





             My activities during this first week is just shopping, lunch with friends, and basically that's all. Still adapting with the weather here since it's my first attempt in winter. I'm not used to wear layers of clothes and bulky coat.

              But despite the weather I love it here. Like I said in the previous post that I will definitely like how quite this city is. The annoying thing is just on Saturday stores are opened half day, and in Sunday everything is closed except Golden Apple ( Like a small plaza in the city centre here ).

    I also met a lot of new friends from around the world! That sounds a bit crazy...huh? Sometimes I can hear so many languages in one place. Hahah..

    To wrap it all we had an orientation walk yesterday.. It was a very long walk and I wore the wrong shoes... it was really bad..with the flu I was very sleepy the entire time.. but the walk was very informative and fun since we got some challenges in every places that we visited.

    Wefie during orientation walk 



    and since I had my birthday this week here, I felt a bit different because I celebrate it with new people in the new place. But surprisingly I love it.

    So here are some pictures about how we spent my brithday here. :)

     with my french room-mate and neighbour 


    with some girls from Indonesia, Malaysia, and Macaw too.
    ( They gave me a surprise cake! Xie xie ^^ )


    and here is with the buddies :D 
    ( They gave me a suprise too! )

    By now, everything is good.. I just started my class this Tuesday and it kind-a seems interesting. 
    I can't wait to begin everything and be busy with the assignments!

    Ok, so I think that's all for today's post.. 


    Cao!







    Continue Reading
               
    Baca sebelumnya disini.. biar nyambung!

                Gedung asrama gue dan kedua teman gue terpisah karena gue yang salah daftar asrama gitu. Berujung mereka di U7 dan gue di U12. Ketika gue tanya ke buddy gue apakah asarama U12 itu jauh...lalu jawabanya “ Enggak.. enggak jauh... tapi kita harus nanjak bukit dikit.. Nah, ditambah nanti kita harus bawa koper, jadi sedikit lebih lama deh...” Lalu otak gue menjerit  ‘APA!!??? BUKITT!??’ Gue lalu teringat cerita mahasiswa dari Universitas gue yang juga pertukaran seperti gue di semester lalu. Saat menanjak si- bukit itu, gagang kopernya sampai lepas... ‘ Oh God please, jangan sampai itu terjadi pada gue!’

                Turun dari halte bus, gue dan si-buddy yang bernama Jana ini jalan ke money changer untuk tuker Euro ke mata uang Ceko yaitu Koruna. Karena jalannya terbuat dari batu-batu taman gitu yang agak nonjol, koper cabin yang sebenernya udah sangat overweight itu agak tidak seimbang... Tiba-tiba ‘ KREEEEKKK’ Ya, kawan-kawan.... bukan main, roda koper gue copot satu. Alamak! Belum juga naik bukit... rodanya udah copot satu. Tapi akhirnya masih bisa terkendali dengan 3 roda lain yang masih utuh.

                Barulah setelah tuker duit, kita jalan.........sebenernya deket, tapi karena bawa koper ‘dajal’ itu, jadi terasa berat. Apa lagi begitu sampai di ‘bukit’ yang sebenernya cuma tanjakan.. ( karena di otak gue yang tergambar adalah bukit primitif ala tempat-tempat camping. )


                Sepanjang bejalan ke asrama, daerahnya cukup gelap, sepi ( cuma ketemu kurang dari 5 orang dan 2 ekor anjing selama OTW ), gedung-gedungnya sama semua, monoton, dan pohon-pohon mati di kiri kanan. Gue sangat yakin, itu kalau di Jakarta udah jadi sarang preman atau tempat yang diyakini angker!

                Sampai di asrama dan mengurus beberapa hal administrasi gue dan Jana langsung naik ke kamar gue. Harusnya gue punya room-mate orang Indonesia juga yang kuliah disini. Tapi barangnya ada, orangnya gatau dimana. Hehe.. Jadilah gue dewek-an alias sendirian di kamar.

                Pelajaran pertama adalah Jangan Mempercayai Website. Karena di internet, kamar gue terlihat bagus banget.. baru di renovasi... taunya pas sampe, gue dapetnya kamar yang belom di renovasi :( SAKITNYA TUH DISINI !
               


                Melihat kamar, gue jadi baru berasa kalau gue akan tinggal disini. Ini akan menjadi rumah gue. Juga baru berasa kalau gue jauuuuh banget dari rumah dan ini bukan liburan.

                Dan seperti anak-anak Jakarta pada umumnya, masuk kamar gue langsung nyari AC. Tidak ada AC gue pun bertanya pada Jana, “ini heaternya bisa jadi AC juga ya?”. Lalu dengan sabar dia menjawab, “Engga.. engga.. kita disini ga pake AC,” dalem hati ‘duh.........gimana dong’ terus gue tanya lagi ,” Jadi sirkulasi udaranya gimana dong?” Jana pun menunjuk ke jendela “Kamu bisa membuka jendela ini... saat tidur.” Baiklah Jana, gue buka jendela karena kamar gue cukup pengap. Eh pas buka ada pohon mati. EAAAAA malesin banget. Tapi lumayan deh, ternyata keadaan disini kayak di puncak gitu, nggak ada AC tapi dingin ( Iyalah! Lagi winter cuy! ) , cuma karena ga ada fentilasi aja jadinya pengap.

                Nah udah habis beberes bentar,kita ketemuan lagi sama yang lain buat makan malem dan beli beberapa hal. Tadinya mau sok-sok-an makan makanan lokal gitu tapi karena kepepet butuh wifi akhirnya makan mcdonalds... Lumayan mahal guys... Sekitar 70ribu kalau di rupiahin. Tapi lumayan deh bisa ngabarin keluarga dan sanak saudara di Jakarta walau mereka sudah tidur karena di Jakarta udah jam setengah dua pagi.

                Itu tuh... soal perbedaan jam. Gue pikir awalnya perbedaan 6 jam itu nggak masalah, ternyata cukup bikin kepala mumet karena seperti sekarang ini gue lagi kebangun karena di Jakarta udah jam 10 pagi tapi disini masih jam 4 pagi.  Cuma kalau soal ngantuk gue biasa aja.. tapi jam bangun gue masih ngikutin jam di Indo.

                Tapi gue yakin, bak seekor bunglon... kita bertiga pasti cepat beradaptasi! Cie-ilaaahhh...


                Oke deh.. sekian terimakasih, gue akan update lagi jadi nantikanlah guys...

    Semoga bermanfaat bagi kalian yang mau ikut pertukaran pelajar juga. :)
    Continue Reading
    Sawah-sawah di Ceko


    Oke..  mulai dari mana ya..? Dari Jakarta kejauhan, tapi yaudah, dari Jakarta aja ya..  hehehe

    Perjalanan dari Jakarta hingga sampai ke kota bernama Zlin di negara Republik Ceko ini memakan waktu lebih dari 1 hari... beneran deh... nggak berasa kok. Mungkin karena gue pergi bertiga dan masih semangat-semangatnya (?)

    Hmm.. kita flash back sedikit....

                Lucu kalau mengingat drama sebelum ke Ceko ini... mulai dari persiapan tes toefl dan mencoba peruntungan untuk daftar pertukaran ke Ceko melalui universitas saya di Jakarta,  bikin SKCK untuk VISA yang SUPER RIBET! ( BacaProsedurnya disini ), orang kedutaan yang nggak ramahnya minta ditabok!

                Sampai lensa kamera rusak karena kesenggol temen adik gue yang  kurang bertanggung jawab sehingga mau tidak mau beli kamera baru H-1 berangkat.. :(  Ngebut bikin ujian akhir semester karena saat gue berangkat itu sebenernya masih ujian.. sedih kan ? Ditambah galau-galau harus bawa apa aja kesana karena koper udah overweight..

                Semua terasa cepet banget dan drama-drama itu sejenak jadi nggak kerasa begitu sampai di Zlin. Kota kecil yang menurut gue kalau di Indonesia-in jadi Cirebon ( Karena 4 jam dari Praha, kayak cirebon kan? ).

                Setelah 20 jam penerbangan termasuk transit, security check di Jerman yang GILA BANGET, dan selalu ditolong orang untuk naro koper di cabin... ( ya, kami bertiga imut banget jadi nggak ada yang bisa naro koper ke atas cabin... ) , kami masih harus naik bus ke stasiun Praha dan naik kereta durasi tiga setengah jam ke Otrokovice. Iya... terus pas dikereta kita norak karena format keretanya semacam kereta di Harry Potter.


    Di Kereta menuju Otrokovice 


                Sesampainya di Otrokovice kita dijemput sama ‘buddy’ alias mahasiswa di Univ kita yang bakal jadi guide kita selama satu semester ini... Jadilah kita bertiga ditambah dua orang buddy...

                Kesan pertama mereka adalah “ Eh, sini gue bawa-in aja kopernya.. badan lu aja hampir segede koper lu... “ Iya sih... kalau mereka yang bawa kopernya keliatan kecil gitu.. kalau gue yang bawa gue sering hampir keseret kopernya karena terlalu besar.. hiks... Jadi lumayan lah.. ada yang bantu bawain barang.. karena dari Otrokovice kita harus naik bus selama 30 menit untuk sampai di Zlin, kota dimana kita akan menghabiskan 5 bulan kedepan.

                Sepanjang perjalanan menuju Zlin kita bertiga pelanga-pelongo. “Ini mah Jakarta kalau lagi lebaran !” Sepiiiiii banget...nget..nget..nget........ padahal kalau di Jakarta, jam 5 sore tuh lagi macet-macetnya.. lah ini udah kayak Zombie Apocalypse.  Tapi dihari pertama aja gue sudah bisa memprediksi bahwa gue akan sangat menyukai ketenangan di kota kecil yang gue anggap seperti Cirebon-nya Ceko ini.


                Nah.. ini kan sedikit banyak kisah perjalanan gue dari Jakarta sampai di Zlin.. Untuk membaca kesan pertama dan apa perasaan sebagai anak rantau begitu masuk kamar asrama... mari baca disini


    Continue Reading
    Older
    Stories

    About Me

    My photo
    Vivi Rans
    View my complete profile

    Featured Post

    Europe Travelling - Transportasi Untuk Keliling Eropa [ Bus ]

    Labels

    Life and Travel Cerita Cerita Exchange ke Ceko AUSTRIA Ceko Travel Tips Brno HUNGARIA JAPAN Olomouc & Ostrava PARIS SANTORINI Tulisan

    Blog Archive

    • April 2019 (1)
    • January 2019 (1)
    • August 2017 (1)
    • July 2017 (1)
    • January 2017 (1)
    • November 2016 (1)
    • July 2016 (2)
    • June 2016 (1)
    • May 2016 (2)
    • April 2016 (2)
    • March 2016 (3)
    • February 2016 (7)
    • January 2016 (1)

    Most Popular

    • Europe Travelling - Hotel, Hostel, Apartment, CouchSurfing, Pilih yang mana?
    • BUDAPEST, HUNGARIA - yang katanya indah (?)

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top